Tampilkan postingan dengan label Fildzatul akbad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fildzatul akbad. Tampilkan semua postingan

16 Sep 2017

MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUUQUL AULAAD

📔📒📕📗📘📙📓

📂TERJEMAHAN KITAB 📂

MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUUQUL AULAAD

[[Pertemuan ke ~ 5]]

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد:

🎀Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Aamiin .

📝 Marilah kita lanjutkan kajian kita dari kitab 'Fildzatul Akbad ', 

📗Bab kedua :

*MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD?*

Sebabnya sebagai berikut:

1⃣ Untuk melaksanakan perintah Allah ta'ala

Poin pertama sudah selesai kita kaji, sekarang kita lanjutkan dengan poin kedua :

2⃣ Karena anak adalah dari hasil jerih payah orang tua dan termasuk dari (hasil) amalnya, dan bahkan
💦 terputus hubungan antara anak dan orang tua apabila amalnya tidak shalih, hal ini seperti anak yang disifati dalam Al-Qur'an yang Mulia :

قال يا نوح إنه ليس من أهلك إنه عمل غير صالح

""Allah berfirman," Wahai Nuh sesungguhnya dia (anakmu) itu bukan dari keluargamu, sesunghuhnya dia amalnya tidak shalih." QS. Hud: 46

3⃣ KARENA DIHARAPKAN DOA DARI ANAK UNTUK KEDUA ORANG TUANYA

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

إذا مات الإنسان انقطع عمله إلا من ثلاثة:  إلا من صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له

"Apabila meninggal manusia Maka putuslah amalnya kecuali dari tiga, shadakah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya." HR. Muslim. no 1631

4⃣ UNTUK MELAKSANAKAN KEWAJIBAN YANG AKAN DIMINTA PERTANGGUNG JAWABANNYA

Dari Ibnu Umar رضي الله عنهما,  bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

كلكم راع وكلكم مسئول عن رعيته، الإمام راع ومسئول عن رعيته، والرجل راع في أهله وهو مسئول عن رعيته، والمرأة راعية في بيت زوجها ومسئولة عن رعيتها، والخادم راع في مال سيده ومسئول عن رعيته،
Kemudian Salman berkata kepada Abu Darda': " Sesungguhnya bagimu ada hak untuk Rabb-mu, dan bagimu ada hak untuk dirimu sendiri, dan bagimu juga ada hak untuk keluargamu, maka berikanlah haknya kepada masing-masing yang memiliki hak. "

Maka Abu Darda' datang kepada Nabi صلى الله عليه وسلم dan menceritakan hal itu kepada beliau, maka Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

صدق سلمان

"Salman benar." HR. Bukhari, no 1968

"Kalian semua adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, seorang Imam adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, seorang laki-laki itu pemimpin dalam keluarganya dan dia akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, dan wanita itu pemimpin di rumah suaminya dan akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, dan pembantu itu pemimpin pada harta majikannya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya."

Ibnu Umar رضي الله عنهما berkata: "Saya mengira beliau صلى الله عليه وسلم juga bersabda :

والرجل راع في مال أبيه ومسئول عن رعيته، وكلكم راع ومسئول عن رعيته

"Dan seorang laki-laki itu pemimpin dalam harta ayahnya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya, dan kalian semua adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya."  HR. Bukhari dan Muslim.

Dan dari 'Aun bin Abi Jukhaifah, dari bapaknya berkata: "Nabi صلى الله عليه وسلم mempersaudarakan antara Salman dengan Abu Darda' maka Salman mengunjungi Abu Darda' dan dia melihat Ummu Darda' compang-camping (tidak berdandan), maka Salman bertanya padanya, " Ada apa denganmu?" dia menjawab,  'Saudaramu Abu Darda' dia sama sekali tidak butuh dengan dunia!!"  Maka datanglah Abu Darda lalu dia membuat makanan untuk Salman, lalu Salman berkata,  "Makanlah", Abu Darda berkata,  'Saya puasa',  maka Salman berkata,  'Saya tidak makan sampai kamu mau makan!!" Lalu dia makan. Ketika malam Abu Darda bangun, maka Salman berkata,  'Tidurlah'  maka Abu Darda tidur lagi. lalu ketika dia bangun lagi, Salman berkata,  'Tidurlah',  ketika di akhir malam Salman berkata,  'Sekarang bangunlah' lalu keduanya shalat.

🔄Bersambung in sya Allah

¶¶¶¶¶¶¶¶¶🎀🎀¶¶¶¶¶¶¶¶

✍ 🎀Diterjemahkan Oleh:
*Al Ustaadzah Ummu Abdillah Zainab Bintu Ali Bahmid حفظها الله*
*Pada hari Senin, 07 Shafar 1438 H /07 no November 2016 M*

¶¶¶¶¶¶¶¶🎀🎀¶¶¶¶¶¶¶¶¶

📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀WA.BILAAD🎀✒

*MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD*

—————○○○🌷🌷○○○—————
🌸 *TERJEMAHAN KITAB* 🌸
=========================

⛵ *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD* ⛵

《Pertemuan ke-4》
بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

🌷Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Amin.

🌈Marilah kita lanjutkan kajian kita dari kitab *'Fildzatul Akbad* ', Bab kedua telah selesai kita kaji, sekarang kita lanjutkan Bab ketiga :

3⃣ *MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD* ❓

👉🏻Hal itu dikarenakan :

❶ *MELAKSANAKAN PERINTAH ALLAH TA'ALA* :

يوصيكم الله في أولادكم

"Allah berwasiat kepada kalian tentang Anak-anak kalian." Qs. An-Nisa': 11

Dan firman Allah ta'ala :

يأيها الذين ءامنوا قوا أنفسكم وأهليكم نارا وقودها الناس والحجارة عليها ملئكة غلاظ شداد لا يعصون الله مآ أمرهم ويفعلون ما يؤمرون

🍃"Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kabar dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkankepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." Qs. At-tarhim: 6

📗Di dalam kitab 'Ad-duril Mantsur' (8/225),  riwayat Abdurrazak, Al-Faryabi, Said bin Manshur, Abdun bin Humaid, Ibnu Jarir, Ibnul Munzir, dan dishahihkan oleh Al-Hakim, dan Al-Baihaqi dalam kitab 'Al-Madkhal': Dari Ali bin Abi Thalib menjelaskan tentang firman Allah ta'ala :

قوا أنفسكم وأهليكم نارا

Maksudnya adalah:
☝"Ajarkan pada diri kalian dan keluarga kalian kebaikan, dan didiklah mereka."

📘Ibnu Jarir dan Ibnul Munzir meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang makna ayat:

قوا أنفسكم وأهليكم نارا
Yaitu :
☝"Beramallah kalian dengan keta'atan kepada Allah,  dan takutlah dari bermaksiat kepada Allah, dan perintahkan kekuarga kalian untuk berzhikir, maka Allah akan menyelamatkan kalian dari neraka."

📙Abdun bin Humaid meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firman Allah ta'ala :

قوا أنفسكم وأهليكم نارا

Maknanya :
☝"Didiklah keluarga kalian."

📕Dalam kitab 'Adhwa'ul Bayan' dikatakan :

"Wajib bagi manusia untuk memerintahkan keluarganya dengan ma'ruf, seperti istrinya, Anak-anaknya, dan semisalnya, dan melarang mereka dari kemungkaran, sebab Allah ta'ala telah berfirman :

يأيها الذين ءامنوا قوا أنفسكم وأهليكم نارا

🍃"Wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari neraka."

ADAPUN DARI HADITS :

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

كلكم راع،  وكلكم مسئول عن رعيته

🍃"Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya."

2⃣ Bersambung in sya Allah...🚂🚃🚃🚃
◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆🌷🌷◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇
✍🏻 🌷 Diterjemahkan oleh : al-Ustdzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid حفظها الله ,pada hari Senin,23 al-Muharam 1438 H/ 24 Oktober 2016 M
◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆🍃🌸🍃◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇

■ http://bit.ly/groupBILAAD
■ http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

🍃🌸 BILAAD (Tarbiyatul Aulad) 🌸🍃
_______________🚗🚘🚗_______________

8 Mar 2017

PENUTUP

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
——————————————————————
○○○●TERJEMAHAN KITAB ●○○○
——————————————————————
 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD KHUQUQUL AULAD*
《Pertemuan ke-17 (terakhir )》
بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :
Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Amin.
PENUTUP
◼Seorang Muslim harus mengamalkan dan menta'ati segala perkara yang berhubungan dengan Tarbiyah dan memberikan hak-hak anak.
◼ Dan hendaklah meminta taufik dan pertolongan kepada Allah dalam melaksanakannya
◼Maka sungguh takdir telah tertulis,  Kadang-kadang telah ditakdirkan sesuatu yang tidak kamu kehendaki

RENUNGAN

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
———————————ーーー———————
○○○■TERJEMAHAN KITAB ■○○○
——————————————————————
 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD KHUQUQUL AULAD*
《Pertemuan ke-16》
بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

Akhawati fillah kita lanjutkan kajian kita dari kitab Fildzatul Akbad KHUQUQUL AULA.
Sebelum ditutup pembahasan dalam kitab ini dijelaskan bahwa anak, harta, bahkan pasangan hidup adalah fitnah/ujian bagi kita.

Bahkan di hari kiamat istri, suami, dan Anak-anak tidak mampu menolong kita, Allah ta'ala berfirman :
لن تنفغعكم أرحامكم ولا أولادكم، يوم القيمة يفصل بينكم، والله بما تعملون بصير.

"Tidak akan bermanfaat untuk kalian keluarga kalian dan tidak pula anak-anak kalian, pada hari kiamata akan  berpisah di antara kalian, dan Allah melihat apa yang kalian kerjakan." QS. Al-Mumtahanah: 3
☄Maka Anak-anak adalah tempat fitnah, ujian, dimana Allah menguji kita melalui mereka :
❓Apakah kita mampu berrtakwa kepada Allah dengan sebab anak-anak kita?
❓Apakah kita memberikan hak-hak anak-anak kita dengan baik?
❓Ataukah kita telah menyia-nyiakan mereka?
☝Allah ta'ala akan menanyakan kepada kita tentang hal itu semua.

Dari Al-Hasan berkata :
"Bahwa Ubaidullah bin Ziyad mengunjungi Ma'qil bin Yasar ketika dia sakit yang membawa kematiannya, lalu Ma'qil berkata kepadanya:
" Sesungguhnya aku akan menyampaikan kepadamu satu hadits yang saya dengar dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم, Saya mendengar Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: "Tidaklah seorang hamba yang Allah berikan kepemimpinan kepadanya lalu dia tidak bernasehat kepada(yang dipimpin)nya, kecuali dia tidak akan mencium bau harum surga."

Dalam riwayat lain: "Tidaklah seorang hamba yang Allah berikan kepemimpinan kepadanya, lalu dia mati dalam keadaan menipu terhadap apa yang dipimpinnya, kecuali Allah mengharamkan surga untuknya." HR. Bukhari dan Muslim
☝Dan Anak-anak adalah tempat yang membuat LALAI dari dzikir/mengingat Allah.
☝Kadang-kadang anak dapat menyeretmu dari berbuat maksiat kepada Allah
☝Maka ketika anak-anak menjadi musuh, wajib kita berhati-hati terhadap fitnah/ujiannya ❗❗
Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah menunjukkan kepada kita KAFFARAH dari fitnah ini :
♨Dari Hudzaifah berkata: "Kami duduk bermajlis di sisi Umar رضي الله عنه lalu dia berkata," Siapa di antara kalian yang menghafal sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم tentang fitnah? Lalu aku (Yakni shahabat Hudzaifah) berkata :

فتنة الرجل في أهله وماله وولده وجاره تكفرها :  الصلاة، والصوم، والصدقة، والأمر، والنهي.

"Fitnah (yang menimpa) seseorang pada keluarganya, hartanya, Anaknya, dan tetangganya, maka terhapu dosanya dengan shalat, puasa,  sedekah, dan amar ma'ruf dan nahi mungkar." HR. Bukhari.
Keterangan pen :
Maksud dari perkataan shahabat Hudzaifah رضي الله عنه di atas adalah :
Seseorang yang mendapati DOSA karena dia telah terfitnah oleh keluarganya, hartanya, Anaknya,  dan bahkan tetangganya, maka dosanya tersebut TERHAPUS dengan amal-amal shalih yang dikerjakannya, seperti shalat, puasa, sedekah, amar ma'ruf dan nahi mungkar, sehingga amal-amal shalihnya menjadi KAFARAH (penghapus) dari dosanya. (selesai Keterangan pen).

----------------------------------------
✍Diterjemahkan Oleh :
Al-Ustadzah Ummu Abdillah Zainab Bintu Ali Bahmid حفظها الله تعالى ,Pada hari Senin 23 Jumadil Awwal 1438 H/ 20 Februari 2017 M.
جزاها الله خيرا ...
➖➖➖➖
Join Channel Telegram :

 http://bit.ly/groupBILAAD
 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com
✒Wa.BILAAD ✒


BAGAIMANA KITA MEMBERIKAN hak-hak anak-anak kita

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
○○○🔹🌷TERJEMAHAN KITAB 🌷🔹○○○
————————————————————————
————————————————————————

📖🌸MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD 🌸📖

《Pertemuan ke-15》

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

🌷Akhawati fillah kita lanjutkan kajian kita dari kitab Fildzatul Akbad KHUQUQUL AULAD.

🍁Kita telah sampai pada Bab kelima BAGAIMANA KITA MEMBERIKAN hak-hak anak-anak kita :

🔁Kita sampai pada poin kesebelas :

1⃣1⃣ MEMBERI CONTOH YANG BAIK :

Bagi para wali anak-anak hendaklah melaksanakan kewajiban sesuai tanggung jawabnya, karena keumuman hadits yang disebutkan sebelumnya :

كلكم راع، وكلكم مسئول عن رعيته.

"Kalian semua adalah pemimpin, dan kalian semua akan diminta pertanggung jawabannya."

1⃣2⃣ MENGAJARI MEREKA APA YANG WAJIB DIPELAJARI DARI PERKARA AGAMA :

Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

طلب العلم فريضة على كل مسلم.

"Mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim." HR. Bukhari.

☝Akan tetapi tetapi orang tua  harus memperingatkan anak-anaknya agar tidak pergi ke LUAR NEGRI  meskipun untuk belajar,  kecuali setelah anaknya memiliki ilmu agama dan telah memiliki istri yang shalihah.
Alhamdulillah telah selesai kedua belas item dijelaskan, berikut ini sebelum ditutup pembahasan dalam kitab ini akan dijelaskan beberapa hal sebagai berikut :

◼ DAN SEBELUM DITUTUP PEMBAHASAN KITAB INI :

☝Ketahuilah bahwa ANAK adalah tempat fitnah, sebagaimana firman Allah ta'ala :

واعلموا أنمٱ أموالكم وأولادكم فتنة وأن الله عنده أجر عظيم.

"Dan ketahuilah bahwa harta-harta kalian dan Anak-anak kalian itu sebagai fitnah (ujian), dan bahwa Allah di sisi-Nya ada pahala yang besar." QS. Al-Anfal: 28

📗Disebutkan dalam 'Adhwa'ul Bayan' (kitab tafsir yang ditulis oleh Asy-Syaikh Muhammad Amin Asy-Syinqity رحمه الله,  pen) :
"Allah ta'ala memerintahkan manusia dalam ayat tersebut di atas agar manusia mengetahui bahwa harta-harta mereka dan Anak-anak mereka adalah FITNAH dimana mereka diuji dengan hal itu, apakah harta dan anak menjadi SEBAB terjerumus di dalam apa-apa yang tidak diridhai oleh Allah?!
Bahkan dalam ayat yang lain ditambahkan bahwa istri-istri (pasangan hidup) juga merupakan fitnah sebagaimana harta dan anak, oleh karena itu Allah memerintahkan manusia untuk *BERHATI-HATI* dari semua fitnah tersebut agar tidak terjerumus dalam perkara yang tidak diridhai Allah.

🔁Bersambung in sha Allah....🚙 🚚 🚗 🚕

””””””””””””””””””””
✍🏻🌷Diterjemahkan Oleh :
Al Ustadzah Ummu Abdillah Zainab Bintu Ali Bahmid حفظها الله تعالى Pada hari,Senin 16 Jumadil Awwal 1438 H/ 13 February 2017 M.
🍃جزاها الله خيرا 🍃

”””””””””””””🌹🌹””””””””””””

📶Join Channel ⤵:
📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 Wa.BILAAD 🎀✒

🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸🍃🌸

BAGAIMANA KITA MEMBERIKAN HAK-HAK ANAK-ANAK KITA

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
📖🎀TERJEMAHAN KITAB🎀📖


📝💐MUHADHARATU FILDZATUL  AKBAD HUQUQUL AULAD 💐📝

↪Pertemuan 14↩

🌷Akhawati fillah kita lanjutkan kajian kita dari kitab Fildzatul Akbad KHUQUQUL AULAD.

↪Kita telah sampai pada Bab kelima BAGAIMANA KITA MEMBERIKAN HAK-HAK ANAK-ANAK KITA ,  kita sampai pada poin kesepuluh :

🔟 MENYAYANGI MEREKA DAN LEMAH LEMBUT KEPADA MEREKA :

📝Dari Urwah bin Az-Zubair, dari Aisyah istri Rasulullah صلى الله عليه وسلم menceritakan kepadanya ssmbil berkata :
جاءتني امرأة معها ابنتان تسألني، فلم تجد عندي غير تمرة واحدة فأعطيتها، فقسمتها بين ابنتيها، ثم قامت فخرجت، فدخل النبي صلى الله عليه وسلم فحدثته، فقال:  من يلي من هذه البنات شيئا فأحسن إليهن كن له سترا من النار.

"Datang kepadaku seorang wanita meminta-minta bersama dua anak wanitanya, maka aku tidak mempunyai apapun selain satu biji kurma lalu aku berikan kepadanya, maka dia membagi kurna itu untuk kedua anak wanitanya lalu dia berdiri dan keluar, maka Nabi صلى الله عليه وسلم masuk lalu aku ceritakan kepada beliau, maka beliau bersabda: " Barangsiapa membimbing anak-anak wanita ini lalu berbuat baik kepada mereka maka mereka akan menjadi penutup/penghalang untuknya dari api neraka."
HR. Bukhari dan Muslim.

✍🏼Dari Az-Zuhri berkata menyampaikan kepada kami Abu Salamah bin Abdirrahman, bahwa Abu Hurairah رضي الله عنه berkata :

قبل رسول الله صلى الله عليه وسلم الحسن بن علي وعنده الأقرع بن حابس النميمي جالسا، فقال الأقرع :  إن لي عشرة من الولد ما قبلت منهم أحدا !!  فنظر إليه رسول الله صلى الله عليه وسلم ثم قال.:  من لا يرحم لا يرحم.

"Rasulullah صلى الله عليه وسلم mencium Al-Hasan bin Ali dan di sisi beliau ada Al-Aqra' bin Habis At-Tamimi sedang duduk, lalu Al-Aqra' berkata,  'Sesungguhnya saya mempunyai sepuluh anak dan saya tidak pernah mencium seorangpun dari mereka !!"  Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم melihatnya kemudian bersabda: "Barangsiapa tidak menyayangi maka dia tidak disayangi." HR.  Bukhari dan Muslim.

🌸Dari Aisyah رضي الله عنها berkata :

جاء أعرلي إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقال :  تقبلون الصبيان فما نقبلهم.   فقال النبي صلى الله عليه وسلم :  أو أملك لك أن نزع الله من قلبك الرحمة ؟!.

"Datang seorang Arab Badui kepada Nabi صلى الله عليه وسلم sambil berkata: " Kalian mencium anak-anak sedangkan kami tidak mencium mereka."  Maka Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:  "Apa yang bisa lakukan untukmu jika Allah telah mencabut kasih sayang dari hatimu?!.  HR. Bukhari dan Muslim.

✏Dari Abu Sulaiman Malik bin Al-Huwairits berkata: " Kami datang kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam keadaan umur kami berdekatan di usia muda, maka tinggal bersama beliau selama dua puluh malam, dan kami merindukan keluarga kami, lalu beliau bertanya tentang keluarga yang kami tinggalkan dan kami menceritakan kepada beliau, dan beliau seorang yang lembut dan penyayang, lalu beliau bersabda :

إرجعوا إلى أهليكم،   فعلموهم،  ومروهم،   وصلوا كما رأيتموني أصلي،  وإذا حضرت الصلاة فليؤذن لكم أحدكم ثم ليؤمكم أكبركم.

"Pulanglah kalian kepada keluarga kalian lalu ajari mereka, dan perintahkan mereka, dan Shalatlah kalian seperti melihat aku shalat,  dan Apabila datang waktu shalat maka adzanlah salah seorang dari kalian,  kemudian hendaklah yang paling tua dari kalian mengimami kalian." HR. Bukhari.

1⃣1⃣ MEMBERI CONTOH
             YANG BAIK

↪Bersambung in Syaa Allah:

''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
✍🌸Diterjemahkan Oleh:
Al Ustadzah Ummu Abdillah Zainab Bintu Ali Bahmid حفظها الله تعالى  Pada Hari Senin tanggal 02 Jumadil Awwal 1438 H / 30 Januari 2017 M.
~~جزاها الله خيرا~~

'''''''''''''''''''''''''🌸🌸'''''''''''''''''''''''''

Mari Bergabung ⤵
📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com.

✒🎀 WA.BILAAD 🎀✒

PERINTAH UNTUK MENAHAN ANAK-ANAK PADA WAKTU BERTEBARANNYA JIN

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
📗💐TERJEMAHAN KITAB💐📗

📋🌸----MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD---🌸📋

       ((pertemuan ke -13))

Akhawati fillah,  kita lanjutkan kajian kita dari kitab Fildzatul Akbad HUQUQUL AULAD.

Masih pada BAB kelima

✍🏼BAGAIMANA KITA MEMBERIKAN HAK ANAK-ANAK KITA?

Kita lanjutkan pada poin kedelapan :

8⃣ PERINTAH UNTUK MENAHAN ANAK-ANAK PADA WAKTU BERTEBARANNYA JIN :

Dari Jabir رضي الله عنه,  dari Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

⛺"Apabila malam mulai datang, maka tahanlah anak-anak kalian karena para setan bertebaran ketika itu, maka apabila waktu itu telah berlalu maka lepaskanlah mereka,  dan tutuplah pintu (rumah) mu dan sebutlah nama Allah, padamkan lampu-lampumu dan sebutlah nama Allah, tutuplah tempat-tempat minummu dan sebutlah nama Allah, dan tutuplah wadah-wadah (tempat makanan) mu dan sebutlah nama Allah, meskipun hanya meletakkan sesuatu di atasnya (sebagai penutup)."
HR. Bukhari dan Muslim.

<<Keterangan pen>> :

Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam hadits di atas memerintahkan kepada kita sebagai orang tua untuk melakukan beberapa hal berikut ini :

▪Ketika awal malam, Yakni mendekati waktu maghrib tiba, hendaklah menahan anak-anak untuk tidak berkeliaran, berlari-lari, bermain di luar rumah, dan semisalnya, sebab waktu itu jin dan Para setan mulai keluar bergentayangan.
Sampai habis waktu maghrib, maka di waktu ini anak-anak boleh dilepaskan kembali.

▪Di awal malam (Yakni waktu maghrib) tutuplah pintu rumah sambil menyebut Nama Allah (membaca basmalah).

▪Tutuplah tempat-tempat minuman yang terbuka sambil membaca basmalah.
(meskipun hanya dengan meletakkan sebatang lidi atau semisalnya di atas gelas yang berisi minuman, maka itu Sudah mencukup sebagai penutup).
▪Tutup panci-panci makanan yang terbuka sambil membaca basmalah.

▪Padamkan lampu-lampu terutama ketika akan tidur dengan membaca basmalah.

Allahu a'lam,  selesai Keterangan pen.

9⃣ MENDORONG MEREKA (ANAK-ANAK) UNTUK BERTEMAN DENGAN ORANG SHALIH, DAN MEMPERINGATKAN MEREKA DARI BERTEMAN DENGAN ORANG YANG JELEK :

Dari Abu Musa رضي الله عنه berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

مثل الجليس الصالح والجليس السوء كمثل صاحب المسك وكير الحداد، لا يعدمك من صاحب المسك: إما تشتريه، أو تجد ريحه، وكير الحداد يحرق بدنك أو ثوبك،  أو تجد منه ريحا خبيثة.

↪"Perumpamaan berteman dengan orang Shalih dan berteman dengan orang jelek, sama seperti pemilik minyak wangi dan seorang pandai besi, kamu akan mendapati dari pemilik minyak wangi, kemungkinan kamu membelinya atau kamu mendapati bau harumnya; Sedangkan si pandai besi akan terbakar badanmu atau pakaianmu, atau (minimal) kamu mendapi bau busuk." HR.  Bukhari dan Muslim.

🔟 MENYAYANGI MEREKA DAN LEMAH LEMBUT KEPADA MEREKA :

🔘Bersambung In Syaa Allah...................

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

✍🏼Diterjemahkan Oleh:
Al ustadzah Ummu Abdillah Zainab Bintu Ali Bahmid  حفظها الله pada hari senin 25 Rabi'uts Tsani 1438 H/23 Januari 2017 M
(  💐جزاها الله خيرا 💐)

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

📮Channel Telegram:

📡🌸 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐🌸 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 WA.BILAAD 🎀✒

Bagaimana kita memberikan hak anak-anak kita?

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
———○○○🌷📘○○○———
■TERJEMAHAN KITAB ■
——————————————
📖🌷 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD*

《Pertemuan ke-12》

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

🍎Akhawati fillah kita lanjutkan kajian kita dari kitab Fildzatul Akbad KHUQUQUL AULAD.

🔁Kita telah sampai pada Bab kelima Bagaimana kita memberikan hak anak-anak kita?'

1⃣ Memilihkan nama yang bagus untuk anak
2⃣ Aqiqah

3⃣ MenyusuI

4⃣ Memberi nafkah

Keempat item di atas telah kita kaji, selanjutnya sekarang kita kaji item kelima :

⚖5⃣ ADIL DALAM PEMBERIAN :

Dari 'Amir berkata: Saya mendengar An-Nu'man bin Basyir رضي الله عنهما dan dia berada di atas mimbar, dia berkata: "Ayahku memberi untukku suatu pemberian, maka 'Amrah bintu Rawakhah (ibunya) berkata," Aku tidak ridha sampai engkau mempersaksikan (pemberian itu) kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم."
Maka (ayahku) mendatangi Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan berkata, "Sesungguhnya aku telah memberi kepada anakku dari 'Amrah bintu Rawakhah dengan suatu pemberian maka dia menyuruhku untuk mempersaksikan pemberian itu kepadamu wahai Rasulallah." Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :"Apakah kamu memberi kepada semua anakmu seperti itu?" Dia menjawab, "Tidak." Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :"Bertaqwalah kamu kepada Allah dan berbuat adillah kepada anak-anak kalian." Maka dia Kembali pulang dan meminta kembali pemberiannya." HR. Bukhari dan Muslim.

6⃣ MEMERINTAHKAN MEREKA UNTUK SHALAT DAN BERSABAR UNTUK ITU:

Berdasarkan firman Allah ta'ala :

وأمر أهلك بالصلوة واصطبر عليها، لا نسأئلك رزقا نحن نرزقك والعقبة للتقوى

"Dan perintahkanlah keluargamu mengerjakan shalat dan bersabarlah dalam mengerjakannya, Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu, dan akibat yang baik adalah bagi orang yang bertakwa." QS. Taha: 132

Dan dari 'Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya berkata, 'Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Perintahkanlah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka (jika tidak mau shalat) ketika mereka berusia sepuluh tahun, dan pisahkan mereka dari tempat tidurnya," HR. Ahmad dan Abu Dawud.

7⃣ HATI-HATI DARI MENDOAKAN KEJELEKAN UNTUK ANAK :

Dari 'Ubadah bin Ash-Shamit dari Jabir bin Abdillah, dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

لا تدعوا على أنفسكم،  ولا تدعوا على أولادكم،  ولا تدعوا على أموالكم،  لا توافقوا من الله ساعة يسأل فيها عطاء فيستجيب لكم.

"Janganlah kalian mendoakan kejelekan untuk diri kalian, dan jangan mendoakan kejelekan untuk anak-anak kalian, jangan mendoakan kejelekan untuk harta kalian, jangan sampai bersamaan waktu memohon (berdoa) kepada Allah lalu dikabulkan permohonan kalian." HR. Muslim.

8⃣ ⛳Bersambung in sha Allah..............🚂🚋🚋🚋🚋🚋🚋

°-------------------∷↭∷-----------------°
✍🏻🌷 Diterjemahkan Oleh :al-Ustdzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid حفظها الله ,pada hari Senin, 18 Rabi'uts Tsani 1438 H/ 16 Januari 2017 M.

°-----------------∷↭∷------------------°
📮Channel Telegram :

📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 Wa.BILAAD 🎀✒

Bagaimana kita memberikan hak anak - anak kita?

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
———○●○🌷📙🌷○●○———
   ●TERJEMAHAN KITAB ●
————————————————
📖🌷 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD*

《Pertemuan ke-11》

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

💐Akhawati fillah kita lanjutkan kajian kita dari kitab 'Fildzatul Akbad KHUQUQUL AULAD '

🔴Kita telah sampai pada Bab kelima ' *Bagaimana kita memberikan hak anak -   anak kita?'*

❶- Memilihkan nama yang bagus untuk anak

❷- Aqiqah

❸- Menyusu

🔵Ketiga item di atas sudah kita kaji, sekarang kita lanjutkan :

❹- Memberi *NAFKAH* kepada anak :

🔸Allah ta'ala berfirman :

وعلى المولود له رزقهن وكسوتهن بالمعروف، لا تكلف نفس إلا وسعها.

"Dan kewajiban ayah adalah menanggung nafkah dan pakaian mereka (anak-anak) dengan cara yang makruf.  Seseorang tidak dibebani lebih dari kemampuannya." QS. Al-Baqarah: 233

🔹Dan Allah ta'ala juga berfirman :

ولا تقتلوا أولادكم من إملاق، نحن نرزقكم وإياهم

"Dan Janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena kemiskinan, Kamilah yang memberi rezeki kepada kaluan dan kepada mereka (anak-anak kalian)." QR. Al-An'am: 151

◆Dan juga firman-Nya :

ولا تقتلوا أولادكم خشية إملاق، نحن نرزقهم وإياكم، إن قتلهم كان خطئا كبيرا

"Dan Janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut miskin, Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepada kalian, sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar." QS.  Al-Isra': 31

☝Andaikata memberi *NAFKAH* itu bukan kewajiban orang tua ketika mereka takut miskin,  maka Allah pasti akan menjelaskannya, dan dalam ayat yang sama Allah ta'ala menjelaskan bahwa Dia yang memberi rezeki kepada mereka (anak-anak) dan kepada orang tuanya.

■Adapun dalil dari hadits :

Dari Az-Zuhri berkata: mengkhabarkan kepadaku Abu Idris 'A'idzullah bin Abdillah: "Bahwa 'Ubadah bin Ash-Shamit رضي الله dan dia termasuk pengikut perang Badar juga ikut dalam perjanjian 'Aqabah, bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda kepada para Shahabat yang bersama beliau :

" Berbaiatlah kalian kepadaku untuk jangan menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, jangan mencuri, jangan berzina, jangan membunuh anak-anak kalian, jangan mengada-adakan kedustaan, dan jangan bermaksiat dalam hal yang makruf,maka

Barangsiapa Diantara kalian yang menepati baiat (perjanjian) ini maka pahalanya ada di sisi Allah, dan barangsiapa yang melanggar sedikitpun lalu dia dihukum di dunia maka itu menjadi Kaffarahnya (penghapus dosanya),

dan barangsiapa melanggar sedikitpun kemudian Allah menutupinya maka hal itu Kembali kepada Allah,  jika Dia berkehendak akan memaafkannya, dan jika Dia berkehendak akan menghukumnya",  maka kita melakukan bai'at kepada beliau terhadap hal itu semua." HR. Bukhari dan Muslim.

🔸Dan yang lalu telah dijelaskan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم :

كفى بالمرء إثما أن يضيع من يقوت

"Cukuplah sebagai dosa bagi seseorang yang mengabaikan (tidak memberi nafkah) kepada orang yang menjadi tanggungjawabnya." HR. Muslim,  akan tetapi lafadz tersebut riwayat Abu Dawud.

Dan dari Hisyam berkata, ayahku mengkhabarkan kepadaku dari Aisyah رضي الله عنها: bahwa Hindun binti 'Utbah berkata: "Ya Rasulallah, sesungguhnya Abu Sufyan seorang laki-laki yang pelit, dia tidak memberi NAFKAH yang cukup kepadaku dan kepada anak-anakku kecuali jika aku mengambil darinya tanpa sepengetahuannya", maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Ambillah sebatas apa yang cukup bagimu dan Anak-anakmu dengan cara yang makruf." HR. Bukhari dan Muslim.

🔹Dan dari Anas bin Malk berkata :Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

من عال جاريتين حتى تبلغ،  جاء يوم القيامة أنا وهو. وضم أصابعه

"Barangsiapa mencukupi dua anak wanita sampai dua baligh, maka dia akan datang pada hari kiamat,  dia dan aku seperti ini, sambil beliau mengumpulkan jari-jarinya." HR. Muslim.

❺- ADIL DALAM PEMBERIAN

🌴Bersambung ℹn sha 🅰llah.....🚂🚋🚋🚋

∷°∷°∷°∷°∷°∷°∷
✍🏻🌷 Diterjemahkan oleh :al-Ustdzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmi حفظها الله ,pada hari Senin ,4 Rabi'uts Tsani 1438 H/ 2 Januari 2017 M.

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂

📮 Channel Telegram :

📡 http://bit.ly/groupBILAA

D
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 Wa.BILAAD 🎀✒

BAGAIMANA KITA MELAKSANAKAN HAK ANAK-ANAK KITA?

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
———○○○🌷📗🌷○○○———
   ●TERJEMAHAN KITAB ●
————————————————
📖🌷 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD*

《Pertemuan ke-10》

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

🔲Kita lanjutkan kajian kita dari kitab 'Fildzatul Akbad KHUQUQUL AULAD ' kita kaji sekarang BAB kelima :

🔘Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Amin.

5⃣ BAGAIMANA KITA MELAKSANAKAN HAK ANAK-ANAK KITA?

Saya sebutkan di sini beberapa hak antara lain :

①- MEMILIHKAN NAMA YANG BAIK UNTUK ANAK :

🍃Dalilnya adalah beberapa riwayat yang shahih dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم  dimana beliau MERUBAH nama-nama yang jelek, dan anjuran dari beliau untuk MEMBERI NAMA YANG BAIK.

Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

إن أحب أسمائكم إلى الله : عبد الله،  وعبد الرحمن.

"Sesungguhnya nama-nama kalian yang paling Dicintai oleh Allah adalah: Abdullah dan Abdurrahman." HR. Muslim.

🌸Dari Aqil bin Syabib, dari Abu Wahb Al-Jusyamiy - dia adalah seorang shahabat- berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

تسموا بأسماء الأنبياء،  وأحب الأسماء إلى الله : عبد الله، وعبد الرحمن. وأصدقها: حارث، وهمام.
وأقبحها: حرب، ومرة.

"(Berilah) nama dengan nama-nama para Nabi, dan nama yang paling Dicintai oleh adalah: Abdullah dan Abdurrahman. Dan yang paling jujur/benar adalah nama: Kharits dan Hammam. Dan yang paling jelek adalah nama: Kharb (perang) dan Murrah (pahit)."
HR. Ahmad dan An-Nasa'i.

②- AQIQAH :

🌻Dari Muhammad bin Sirin: Menyampaikan kepada kami Salman bin 'Amir Adh-Dhabiy, berkata, Saya mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

مع الغلام عقيقة، فأهريقوا غنه دما، وأميطوا عنه الأذى

""Bersama (kelahiran) anak adalah aqiqah, maka tumpahkan darah (sembelihlah) Karena (lahirnya) anak, dan hilangkan kotoran darinya (cukurlah rambut anak)." HR. Bukhari.

③- MENYUSUI

🌿Menyusu adalah hak anak yang sangat penting setelah kelahirannya.

🍁Bahkan Al-Qur'anul Karim telah menjelaskannya, dan memberikan batas maksimalnya.

Allah ta'ala berfirman :

والوالدت يرضعن أولادهن حولين كاملين لمن أراد أن يتم الرضاعة

"Dan kaum ibu menyusui anak-anak mereka selama dua tahun sempurna, bagi orang yang menginginkan menyusui dengan sempurna." QS. Al-Baqarah: 233

🎈Bersambung InsyaAllah .....🚗 🚙 🚚 🚗
=●=●=●=●=●=●=

✍🏻🌷 Diterjemahkan oleh :al-Ustdzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid حفظها الله,pada hari Senin,20 Rabi'ul Awwal 1438 H/ 19 Desember 2016 H M.
🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃

📮Channel Telegram :
📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 Wa.BILAAD 🎀✒
…………………………………………

KAPAN KITA MULAI MEMBERIKAN HAK ANAK ❓

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
———○○○🌷📕🌷○○○———
🌸 TERJEMAHAN KITAB 🌸
=======================

📖🎀 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD*

【Pertemuan ke-9】

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

📶Kita lanjutkan kajian kita dari kitab 'Fildzatul Akbad KHUQUQUL AULAD ' kita kaji sekarang BAB keempat:

🌷Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Amin.

🔆 KAPAN KITA MULAI MEMBERIKAN HAK ANAK ❓

♻Yang lalu telah kita kaji bahwa memberikan hak anak dimulai sejak sebelum menikah, dengan memilih calon istri yang shalihah, kemudian dengan cara :

✅ MENJAGA ZIKIR YANG SYAR'I KETIKA JIMA :

Dari Ibnu Abbas رضي الله عنهما berkata, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

لو أن أحدكم إذا أتى أهله، قال :
بسم الله،  اللهم جنبنا الشيطان،
وجنب الشيطان ما رزقتنا.
فقضي بينهما ولد،  لم يضره.

"Seandainya salahseorang dari kalian ketika mendatangi istrinya dia membaca:  ' Bismillah, *Allahumma jannibna asy-syaithana, wa jannibi asy-syaithana ma rozaktana'.*
(Bismillah, Ya Allah jauhkan setan dari kami, dan jauhkan setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami).
✋🏻Maka Apabila dikaruniakan kepada keduanya seorang anak, maka setan tidak bisa mengganggunya." HR. Bukhari dan Muslim.

🌿Dan dalam riwayat Muslim ada sedikit perbedaan lafazh:

فإنه إن يقدر بينهما ولد في ذلك، لم يضره شيطان أبدا

🌿"...Maka sesungguhnya jika ditakdirkan lahirnya anak di atara keduanya, maka setan tidak bisa mengganggunya selamanya."

🌹HAK ANAK BERIKUTNYA :

🔳MENJAGA JANIN DAN HARAM MENGGUGURKANNYA :

Dari Aisyah رضي الله عنها, dari Judamah binti Wahbin saudari Ukasyah رضي الله عنه berkata: 'Saya hadir ketika Rasulullah صلى الله عليه bersama orang-orang,  beliau bersabda :

لقد هممت أن أنهى عن الغلة، فنظرت في الروم وفارس فإذا هم يغيلون أولادهم،  فلا يضر أولادهم ذلك شيئا.

"Sungguh aku berkeinginan untuk melarang dari 'al-ghilah' (menjimaki istri yang menyusui),  maka aku melihat di Romawi dan Persia, mereka menjimaki istri dalam masa menyusui, dan ternyata hal itu tidak berbahaya sedikitpun terhadap anak-anak mereka."

Kemudian Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah ditanya tentang 'AZAL, maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjawab :

ذلك الوأد الخفي،  وهي :
{وإذا الموءودة سئلت}

"Hal itu ('azal) adalah pembunuhan yang tersembunyi/samar-samar, yaitu (seperti dalam ayat:)
"Dan Apabila anak yang dikubur hidup-hidup itu ditanya" QS, At-Takwir: 8."
HR. Muslim, Kitabun Nikah, Bab BOLEHNYA 'al-ghilah' Yakni menjimak wanita yang menyusui, dan makruhnya 'azal,  hadits no. 1442.

Maka apabila Rasulullah صلى الله عليه وسلم memakruhkan 'AZAL dan beliau namakan hal itu dengan 'pembunuhan yang samar-samar', Maka apalagi *MENGGUGURKAN* kandungan tentu lebih keras larangannya, Yakni *HARAM* hukumnya.

📗BAB KELIMA

5⃣ BAGAIMANA KITA MELAKSANAKAN HAK ANAK?

🚏Bersambung in sya Allah....🚂🚌🚌🚌
…◆…◆…◆…◆…◆…

✍🏻🌷 Diterjemahkan oleh :al-Ustdzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid حفظها الله ,pada hari Senin,13 Rabi'ul Awwal 1438 H/ 12 Desember 2016 M.

🌿🌿🌿🌹🌹🌿🌿🌿

📮Channel Telegram :
📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 Wa.BILAAD 🎀✒
…………………………………………………

KAPAN KITA MEMBERIKAN HAK ANAK?

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
🏒TERJEMAHAN KITAB 🏒

📖MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD📖

Pertemuan ke 8

💐Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Amin .


بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

Kita lanjutkan kajian kita dari kitab FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD

4⃣ KAPAN KITA MEMBERIKAN HAK ANAK?

Memelihara hak anak telah disyariatkan dalam Islam sejak dini, Yakni sejak seorang Muslim berfikir untuk menikah.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah memerintahkan kepada setiap pemuda untuk berusaha menikah, dengan syarat memiliki AL-BA'AH Yakni KEMAMPUAN untuk :

👉 Memenuhi kebutuhan nikah, dan

👉 Memenuhi kebutuhan rumah tangga.

📝Dari shahabat Al-Qamah berkata, ketika saya berjalan bersama Abdullah رضي الله عنه maka dia berkata, kami bersama Nabi صلى الله عليه وسلم maka beliau bersabda :

من استطاع الباءة فليتزوج، فإنه أغض للبصر، وأحصن للفرج، ومن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء.

✒"Barangsiapa memiliki kemampuan hendaklah dia menikah, karena sesungguhnya ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan, dan barangsiapa belum mampu maka hendaklah dia puasa karena sesungguhnya puasa itu sebagai tameng (yang menjaganya)."
HR. Bukhari dan Muslim.

➡Kemudian hendaklah dia
🌹MEMILIH ISTRI SHALIHAH :

Karena Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah menetapkan adanya PENGARUH KELUARGA terhadap setiap manusia, dalam sabda beliau, dari Abu Salamah dari Abdurrahman, bahwa Abu Hurairah رضي الله عنه berkata:
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

ما من مولود إلا يولد على الفطرة، فأبواه يهودانه أو ينصرانه أو يمجسانه، كما تنتج البهيمة بهيمة جمعاء،  هل تحسون فيها من جدعاء.
ثم يقول أبو هريرة رضي الله عنه :
"فطرت الله التي فطر الناس عليها، لا تبديل لخلق الله، ذلك الذين القيم.

📎Tidaklah dari anak yang lahir kecuali dilahirkan di atas fithrah, maka kedua orang tuanya yang (merubah) menjadi Yahudi, Nasrani, atau Majusi,
Sebagaimana binatang melahirkan binatang yang normal, apakah akan kamu dapati padanya binatang yang cacat.

✏Kemudian Abu Hurairah رضي الله عنه membaca ayat, yang artinya:  "Fithrah Allah yang Allah fithrahkan manusia di atasnya, tidak akan berubah untuk makhluk ciptaan Allah, itulah agama yang lurus."📎

📎Dari Abu Hurairah رضي الله عنه,  dari Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

تنكح المرأة لأربع:  لماله، ولحسبها، ولجمالها، ولدينها؛ فاظفر بذات الدين تربت يداك

🎀Wanita dinikahi karena empat: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya, maka pilihlah yang beragama kamu akan beruntung." HR. Bukhari dan Muslim

✅ Kemudian menjaga :
📝ZIKIR YANG SYAR'I  KETIKA JIMA'

Bersambung In Syaa Allah

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

✍Diterjemahkan Oleh Al Ustadzah Ummu Abdillah zainab Bintu Ali Bahmid حفظها الله
Senin 06 Rabi'ul Awwal /05 Desember 2016 M

🏒🏒🏒🏒🏒🏒🏒🏒

📫Telegram:
📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 WA.BILAAD🎀✒

MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD KHUQUQUL AULAD?

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
———○○○🌷📕🌷○○○———
🌸 TERJEMAHAN KITAB 🌸
=======================

📖🌷 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD*

{Pertemuan ke-7}

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

🍃🔘 Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Amin.

🔄 Kita lanjutkan kajian kita dari kitab *'Fildxatul Akbad'* masih pada BAB kedua :

*MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD KHUQUQUL AULAD?*

♻Poin 1-5 sudah selesai kita kaji,  sekarang kita lanjutkan poin keenam :

6⃣ *Anak membawa ketenangan dan kebahagiaan hidup.*

💐Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah akan mendapat kehidupan yang bahagia, tenang, dan tentram jiwanya.

🍂Sebaliknya Barangsiapa yang tidak bertaqwa kepada Allah dan tidak melaksanakan perintah-petintah-Nya maka akan mendapati kehidupan yang sempit.

🔴Allah ta'ala berfirman :

من عمل صلحا من ذكر أو أنثى وهو مؤمن فلنحيينه حيوة طيبة، ولنجزينهم أجرهم بأحسن ما كانوا يعملون

"Barangsiapa beramal shalih baik dari laki-laki maupun wanita dan dia orang Mukmin, maka Kami hidupkan dia dengan kehidupan yang baik,  dan akan Kami balas mereka dengan pahala karena kebaikan yang mereka kerjakan." Qs. An-Nahl: 97

🔵Dan Allah ta'ala berfirman :

ومن أعرض عن ذكري فإن له معيشة ضنكا ونحشره يوم القيمة أعمى

"Dan barangsiapa berpaling dari mengingat-Ku maka sesungguhnya untuknya kehidupan yang sempit, dan akan Kami bangkitkan dia pada hari kiamat dalam keadaan buta." QR. Thaha: 124

⚠Keterangan pen :

🎀anak akan Mendatangkan kebahagian dan ketenangan hidup bagi kedua orang tuanya.

🌺Yakni Apabila kedua orang tuanya adalah orang yang BERTAQWA kepada Allah, menjalankan perintah Allah termasuk mendidik Anak-anaknya sesuai perintah Allah sehingga kelak Anak-anaknya meniru jejak orang tuanya menjadi orang yang BERTAQWA kepada Allah, maka mereka semua, dari orang tua dan Anak-anak yang bertaqwa ini berhak untuk mendapati kehidupan yang tenang, tentram, dan bahagia, seperti firman Allah dalam S. An-Nahl: 97 di atas. (selesai Keterangan pen).

7⃣ Agar kita tidak terjatuh dalam dosa.

Dalam sebuah hadits dari Khaytsamah رضي الله berkata :

كنا جلوسا مع عبد الله بن عمرو إذ جاءه قهرمان له فدخل،  فقال :
أعطيت الرفيق قوتهم؟   قال:  لا.
قال:  فانطلق فأعطيهم ؛  قال:  قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
كفى بالمرإ إثما أن يحبس عمن يملك قوته."

"Kami duduk bersama Abdullah bin Amr, tiba-tiba datang 'orang kepercayaannya' (pembantunya) lalu dia masuk, maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya:" Apakah engkau telah memberinya makan?"
Maka dia menjawan, 'Tidak',  Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkata, "Pergilah dan beri makan dia".  Dan beliau صلى الله عليه وسلم bersabda :
"Cukuplah seseorang itu berdosa ketika menahan (tidak memberi makan) orang yang dibawah tanggung jaeabnya." HR. Muslim, dalam Kitab Zakat, Bab: Keutamaan nafkah kepada keluarga dan budak atau pembantu, hadits no. 996.

Dan dalam lafadz Abu Dawud dengan sanad 'la ba'sa bihi' :

كفى بالمرإ إثما أن يضيع من يقوت

"Cukuplah bagi seseorang mendapat dosa ketika menyia-nyiakan (tidak memberi makan) orang yang dibawah tanggung jawabnya."

⚠Keterangan pen:

🔰Inilah poin yang terakhir (poin ketujuh) yang menjelaskan Mengapa kita berbicara dan mempelajari tentang FILDZATUL AKBAD KHUQUQUL AULAD.

⛱Pada poin ketujuh dijelaskan bahwa kita mempelajari KHUQUQUL AULAD Yakni HAK-HAK ANAK agar kita memahami hak mereka sehingga kita tidak terjerumus ke dalam DOSA, di antara hak anak adalah seperti yang dijelaskan dalam hadits 'Khaitsamah' di atas, yaitu memberi makan dan tidak menyia-nyiakan anak.

🍴Jika tidak memberi makan kepada anak yang itu merupakan KEBUTUHAN JASMANI anak berakibat DOSA bagi orang tuanya, maka apalagi jika tidak memberi MAKANAN RUHANI kepada anak yang mana ini lebih penting dan lebih UTAMA dari makanan JASMANI yang berasal dari biji-bijian.

🌷Makanan RUHANI untuk anak berupa TARBIYYAH, PEMBERIAN CONTOH YANG BAIK, PERHATIAN yang ini lebih dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya RUHANI dan JIWA anak, bahkan makanan Inilah yang akan menyelamatkan anak dari neraka.

🍁Maka sung

guh lebih besar lagi dosa orang tua yang tidak memberi makanan RUHANI kepada anak berupa Tarbiyyah shalihah, wallahu a'lam.
(selesai Keterangan pen).
●—●—●⚫●—●—●
✍🏻🌷 Diterjemahkan oleh :al-Ustdzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid حفظها الله,pada hari Senin,28 Shafar 1438 H/ 28 November 2016 M.
🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂

📥Bersambung InsyaAllah ………🚂🚌🚌🚌

📮Channel Telegram :
📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

🍃🌸BILAAD (Tarbiyatul Aulad )🌸🍃
_______________🚗🚘🚗______________

MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD KHUQUQUL AULAD?

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
————○○○🌷🌷○○○————
🌸 TERJEMAHAN KITAB 🌸
=======================

📖🌷 *MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUQUL AULAD*

《Pertemuan ke-6》

بسم الله الرحمن الر حيم
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد :

🌹🌿Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Amin.

🖇Kita lanjutkan kajian kita dari kitab 'Fildzatul Akbad ' masih pada BAB kedua :
🚇MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD KHUQUQUL AULAD?

🔘Poin 1-4 sudah selesai kita kaji., sekarang kita lanjutkan poin kelima :

5⃣ *Anak Sebagai Tonggak Masa Depan dan Pengokoh Bangunannya Dengan Izin Allah,*

Allah ta'ala berfirman :

وإذ قال ربك للملئكة إني جاعل في الأرض خليفة

"Dan ketika Rabbmu berkata kepada para malaikat sesungguhnya Aku akan menjadikan khalifah di muka bumi," QS. Al-Baqarah: 30

🔆Dan Allah ta'ala berfirman :

يداود إنا جعلنك خليفة في الأرض فاحكم بين الناس بالحق ولا تتبع الهوى فيضلك عن سبيل الله، إن الذين يضلون عن سبيل الله لهم عذاب شديد بما نسوا يوم الحساب

"Wahai Dawud, sesungguhnya Kami menjadikanmu sebagai khalifah di bumi maka tegakkan hukum di antara manusia dengan hak, dan jangan mengikuti hawa nafsu maka ia akan menyesatkanmu dari jalan Allah,  sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah maka bagi mereka adzab yang pedih dengan (sebab) mereka melupakan hari perhitungan amal." QS. Shad: 26

🔆Dan Allah ta'ala juga berfirman :

فخلف من بعدهم خلف ورثوا الكتاب يأخذون عرض هذا الأئنى ويقولون سيغفر لنا وإن يأتيهم عرض مثله يأخذوه، ألم يؤخد عليهم ميثق الكتب أن لا يقولوا على الله الا الحق ودرسوا ما فيه، والدار الأخرة خير للذين يتقون أفلا تعقلون.

"Maka setelah mereka, datanglah generasi (yang jelek) yang mewarisi Taurat,  yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini, lalu mereka berkata," Kami akan diampuni." Dan kelak jika harta benda dunia datang kepada mereka sebanyak itu niscaya mereka akan mengambilnya. Bukankah mereka sudah terikat perjanjian dalam kitab Taurat bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar, Padahal mereka telah mempelajari apa yang ada di dalamnya? Negeri akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertakwa, apakah kamu tidak mengerti? QS. Al-A'raf: 169

🔆Dan Allah ta'ala berfirman :

فخلف من بعدهم خلف أضاعوا الصلاة واتبعوا الشهوت فسوف يلقون غيا.

"Maka setelah mereka,  datanglah generasi yang mengabaikan shalat dan mengikuti hawa nafsunya, maka mereka kelak akan tersesat."  QS. Maryam: 59

🍥Dan dari Abu Said al-Khudri dari Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

إن الدنيا حلوة خضرة وإن الله مستخلفكم فيها، فينظر كيف تعملون - وفي رواية - لينظر كيف تعملون -، فاتقوا الدنيا،  واتقوا النساء ؛  فإن أول فتنة بني إسرائيل كانت في النساء

"Sesungguhnya dunia itu manis (dirasakan) dan hijau (untuk dilihat), dan sesungguhnya Allah menjadikan kalian khalifah di bumi, maka Dia melihat Bagaimana kalian bersmal -dan dalam riwayat lain - untuk meligat Bagaimana kalian beramal,  maka takutlah dunia dan takutlah akan wanita, karena fitnah pertama yang menimpa Bani Israil adalah wanita."

⚠Keterangan pen :

⛱Yang dimaksud dalam poin kelima, bahwa anak adalah tonggak masa depan adalah seperti yang dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur'an di atas, bahwa Allah ciptakan manusia sebagai KHALIFAH di muka bumi, dan Anak-anak kelak ketika mereka dewasa akan memikul tanggungjawab sebagai khalifah di muka bumi, maka kita sebagai ORANG TUA berkewajiban mendidik dan mempersiapkan anak untuk menjadi khalifah di bumi.

💡Dalam ayat-ayat Al-Qur'an di atas Allah ta'ala menjelaskan bahwa tugas khalifah adalah :

▪Menegakkan hukum di antara manusia dengan hak

▪Tidak boleh mengikuti hawa nafsu agar tidak sesat dari jalan Allah

▪Tidak boleh sangat cinta kepada dunia melebihi akhirat

▪Jangan seperti Bani Israil yang telah mempelajari kitab sucinya Taurat akan tetapi tidak mengamalkan isinya

▪Tidak mengabaikan shalat dan tidak mengikuti hawa nafsunya

▪Berhati-hati dari elok dan indahnya dunia sehingga tidak tertipu dengan dunia juga dari fitnah wanita

🔴Tugas mulia dari seorang khalifah di muka bumi seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur'an dan Al-Hadits di at

as tidak akan terwujud begitu saja tanpa ada :

👉🏻 Tarbiyyah
👉🏻 Pembelajaran, dan
👉🏻 Kebiasaan

✋🏻Maka menjadi TUGAS dan KEWAJIBAN orang tua untuk mentarbiyyah, mengajar, dan membiasakan Anak-anaknya sejak dini untuk bersifat dan beramal layaknya seorang khalifah, sehingga setelah anak dewasa dia akan berdiri TEGAR menjalankan tugasnya sebagai khalifah di buka bumi. (selesai Keterangan dari pen)

⛳  Poin ke 6⃣ Bersambung in sya Allah InsyaAllah ..…………………..🚂🚎🚌🚌
︻○︻○︻○︻○︻○︻○︻○︻
✍🏻🌷 Diterjemahkan oleh : al-Ustdzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid حفظها الله ,pada hari Senin, 21 Shofar 1438 H/ 21 November 2016 M.
🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂

📮Channel Telegram :
📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

🍃🌸BILAAD (Tarbiyatul Aulad )🌸🍃
_____________🚗🚘🚗_____________

MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD?

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
📔📒📕📗📘📙📓

📂TERJEMAHAN KITAB 📂

MUHADHARATU FILDZATUL AKBAD HUQUUQUL AULAAD

[[Pertemuan ke ~ 5]]

بسم الله الرحمن الرحمن
الحمدلله رب العالمين،  والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه،  أما بعد:

🎀Akhawati fillah,  semoga Rahmat Allah ta'ala dicurahkan kepada kita semua, Aamiin .

📝 Marilah kita lanjutkan kajian kita dari kitab 'Fildzatul Akbad ', 

📗Bab kedua :

*MENGAPA KITA BERBICARA TENTANG FILDZATUL AKBAD?*

Sebabnya sebagai berikut:

1⃣ Untuk melaksanakan perintah Allah ta'ala

Poin pertama sudah selesai kita kaji, sekarang kita lanjutkan dengan poin kedua :

2⃣ Karena anak adalah dari hasil jerih payah orang tua dan termasuk dari (hasil) amalnya, dan bahkan
💦 terputus hubungan antara anak dan orang tua apabila amalnya tidak shalih, hal ini seperti anak yang disifati dalam Al-Qur'an yang Mulia :

قال يا نوح إنه ليس من أهلك إنه عمل غير صالح

""Allah berfirman," Wahai Nuh sesungguhnya dia (anakmu) itu bukan dari keluargamu, sesunghuhnya dia amalnya tidak shalih." QS. Hud: 46

3⃣ KARENA DIHARAPKAN DOA DARI ANAK UNTUK KEDUA ORANG TUANYA

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

إذا مات الإنسان انقطع عمله إلا من ثلاثة:  إلا من صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له

"Apabila meninggal manusia Maka putuslah amalnya kecuali dari tiga, shadakah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya." HR. Muslim. no 1631

4⃣ UNTUK MELAKSANAKAN KEWAJIBAN YANG AKAN DIMINTA PERTANGGUNG JAWABANNYA

Dari Ibnu Umar رضي الله عنهما,  bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

كلكم راع وكلكم مسئول عن رعيته، الإمام راع ومسئول عن رعيته، والرجل راع في أهله وهو مسئول عن رعيته، والمرأة راعية في بيت زوجها ومسئولة عن رعيتها، والخادم راع في مال سيده ومسئول عن رعيته،
Kemudian Salman berkata kepada Abu Darda': " Sesungguhnya bagimu ada hak untuk Rabb-mu, dan bagimu ada hak untuk dirimu sendiri, dan bagimu juga ada hak untuk keluargamu, maka berikanlah haknya kepada masing-masing yang memiliki hak. "

Maka Abu Darda' datang kepada Nabi صلى الله عليه وسلم dan menceritakan hal itu kepada beliau, maka Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :

صدق سلمان

"Salman benar." HR. Bukhari, no 1968

"Kalian semua adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, seorang Imam adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, seorang laki-laki itu pemimpin dalam keluarganya dan dia akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, dan wanita itu pemimpin di rumah suaminya dan akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang dipimpin, dan pembantu itu pemimpin pada harta majikannya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya."

Ibnu Umar رضي الله عنهما berkata: "Saya mengira beliau صلى الله عليه وسلم juga bersabda :

والرجل راع في مال أبيه ومسئول عن رعيته، وكلكم راع ومسئول عن رعيته

"Dan seorang laki-laki itu pemimpin dalam harta ayahnya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya, dan kalian semua adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya."  HR. Bukhari dan Muslim.

Dan dari 'Aun bin Abi Jukhaifah, dari bapaknya berkata: "Nabi صلى الله عليه وسلم mempersaudarakan antara Salman dengan Abu Darda' maka Salman mengunjungi Abu Darda' dan dia melihat Ummu Darda' compang-camping (tidak berdandan), maka Salman bertanya padanya, " Ada apa denganmu?" dia menjawab,  'Saudaramu Abu Darda' dia sama sekali tidak butuh dengan dunia!!"  Maka datanglah Abu Darda lalu dia membuat makanan untuk Salman, lalu Salman berkata,  "Makanlah", Abu Darda berkata,  'Saya puasa',  maka Salman berkata,  'Saya tidak makan sampai kamu mau makan!!" Lalu dia makan. Ketika malam Abu Darda bangun, maka Salman berkata,  'Tidurlah'  maka Abu Darda tidur lagi. lalu ketika dia bangun lagi, Salman berkata,  'Tidurlah',  ketika di akhir malam Salman berkata,  'Sekarang bangunlah' lalu keduanya shalat.

🔄Bersambung in sya Allah

¶¶¶¶¶¶¶¶¶🎀🎀¶¶¶¶¶¶¶¶

✍ 🎀Diterjemahkan Oleh:
*Al Ustaadzah Ummu Abdillah Zainab Bintu Ali Bahmid حفظها الله*
*Pada hari Senin, 07 Shafar 1438 H /07 no November 2016 M*

¶¶¶¶¶¶¶¶🎀🎀¶¶¶¶¶¶¶¶¶

📡 http://b

it.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀WA.BILAAD🎀✒