Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

13 Mar 2017

PIKIRKANLAH PUTRA-PUTRIMU..... AHLUL FITNAH MENGANCAM MEREKA

📖🍫🍊 PIKIRKANLAH PUTRA-PUTRIMU..... AHLUL FITNAH MENGANCAM MEREKA

✒ al-'Allamah Rabi bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata,

" Bagaimana kamu mengira akan bisa beristirahat wahai mukmin yang memberikan nasehat, sementara kamu lihat ahlul bid'ah berbuat makar, ahlul fitan dan perusak sedang berbuat makar terhadap anak-anakmu, dalam hal aqidah dan manhaj?!

🚨 Bagaimana kamu akan beristirahat?!

Demi Allah kita tidak bisa beristirahat!!

⚠ Demi Allah terkadang kita tidak bisa tidur karena sedih memikirkan anak-anak kita dan mengkhawatirkan mereka, akan hilang agama dan dunia mereka; jangan kalian menyangka ini sebuah  keluh kesah ... Tidak. Demi Allah kita tidak menjelaskan (tentang kebidahan dan ahlil bidah) kecuali karena mengharap wajah Allah Tabaraka wa Ta'ala. Kita memandang bahwa ini di antara KEWAJIBAN yang PALING WAJIB, dan KEHARUSAN yang PALING HARUS. Kita tegakkan ini karena Allah Rabbul 'Alamin.

📗📘 [ Marhaban ya Thalibal Ilmi, hal. 29-30 ]

•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 https://telegram.me/ManhajulAnbiya

▫▫▫🍃🌸🍃▫▫▫

📬 Diposting ulang hari Jum'at, 11 Jumadil Akhir 1438 H / 10 Maret 2017 M

🌐 http://www.nisaa-assunnah.com
📠 http://t.me/nisaaassunnah

🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀

            💐💐💐

📮Diposting Kembali Oleh :

📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 WA.BILAAD 🎀✒

11 Mar 2017

SALAH KAPRAH DALAM PENDIDIKAN ANAK

● http://t.me/nisaaassunnah
❌ SALAH KAPRAH DALAM PENDIDIKAN ANAK
 Asy Syeikh Sholih Al Fauzan hafidzohullah:
 Bukanlah yang dimaukan dari pendidikan anak adalah engkau memberi banyak anak anakmu:
 Harta
 Pakaian
 Makanan
☕ Minuman
 Mobil

9 Mar 2017

DOAKAN KEBAIKAN ANAKMU


  Anas radhiyallahu 'anhu mengatakan, "Ibuku, Ummu Anas, membawaku ke hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dia memakaikanku sarung dengan menggunakan separuh dari kain kerudungnya. Dan memakaikan baju atasan untukku dengan separuh baju atasannya. Lalu ibuku berkata, “Wahai Rasulullah, ini Unais (Anas kecil, pen.) anak saya, saya membawanya agar ia bisa menjadi pelayan Anda. Maka berdoalah kepada Allah untuk kebaikannya.” Lalu Rasulullah berkata, “Ya Allah perbanyaklah harta dan anaknya.”
❇️ (Anas berkata) Demi Allah, sungguh aku memiliki harta yang banyak. Dan saat ini anak dan cucuku mencapai sekitar seratus orang.
[H.R. Muslim no 4531]
✅ Selain kisah Anas ini, banyak sekali hadis yang menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendoakan kebaikan untuk anak-anak. Baik untuk urusan dunia maupun akhirat mereka.

8 Mar 2017

HATI-HATI MENASIHATI SANG BUAH HATI

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
⛔️ HATI-HATI MENASIHATI SANG BUAH HATI ⚠️
—---------------------------------------------------------------------------------
♨️ Tak jarang orang tua kecewa dengan buah hatinya. Dengan penuh emosi, ia langsung ‘menasihati’. Berdalih karena membuat malu orang tua, akhirnya si anak pun kena marah. Maksud hati ingin berbuat baik kepada anak, tapi karena disertai emosi, anak pun semakin lari.
 Bila saat itu kita marah, maka diamlah. Berusahalah untuk tidak bertindak apalagi langsung menghukum anak. Bukankah, dalam agama ini seorang hakim saja dilarang membuat keputusan saat marah mendominasi? Tunggu ketika kita mulai tenang maka saat itulah kita bisa menyampaikan nasihat indah dari orang tua kepada buah hatinya.

MUSIBAH PADA ANAK-ANAK

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
Channel Telegram :
□ http://bit.ly/groupBILAAD

🍃🔻 MUSIBAH PADA ANAK-ANAK 🔻🍃

🔹 Bisa jadi karena dosa orang tuanya

➖➖➖➖

🔰 Al-Imam Ibnu Abi Hatim rohimahullah menyebutkan sebuah riwayat,
”Telah mengabarkan kepada kami Ayahku (Abu Hatim), (Dia mengatakan): Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Abdil Hamid Al-Himmani, (Dia mengatakan): Telah mengabarkan kepada kami Jarir,”

👉 Dari Abul Bilad; Dia mengatakan: “Aku pernah berkata kepada Al-‘Ala` bin Badr:
“Musibah apa saja yang menimpa kalian maka itu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri” (QS. Asy-Syuro : 30),

❓Lalu bagaimana dengan penglihatanku yang hilang tatkala aku masih kecil?

🌷 Beliau (Yakni al ‘Ala' bin Badr) mengatakan:

⚠️ “Itu karena sebab dosa-dosa kedua orang tuamu.” (1)

➖➖➖
👍 💯 Apabila sebuah musibah menimpa anak-anak kaum mukminin , hal itu akan menjadi penghapus dosa orang tuanya yang mukmin tersebut, sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Huroiroh rodhiyallahu ‘anhu (2)

Wallahul Musta’an

🌍 Sumber:
(1) HR. Ibnu Abi Hatim dalam Tafsirnya (no.18483)
(2) HR. Ahmad no. 7859, At-Tirmidzi no.2399, dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrok no. 1281. Lihat pula Shohih Al-Jami' no.5815, 1908)
📝 Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abdul Hadi Pekalongan

#Fawaidumum
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
〰〰〰〰

📮Diposting Kembali oleh :

📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

✒🎀 Wa.BILAAD 🎀✒

10 Agu 2016

IBU MENDOAKAN KEJELEKAN ANAKNYA

❌ IBU MENDOAKAN KEJELEKAN ANAKNYA

💎 Sebagian Ulama Salaf berkata:

_"Doa ibu untuk kejelekan anaknya adalah doa yang terkabul, walau sang ibu adalah wanita yang zhalim"_ (al-Fath 6/388)

💺 Samahatu asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ditanya:

"Doa ibu untuk keburukan anak-anaknya yang masih kecil. Terkadang saya melakukannya kepada anak-anak saya karena keributan mereka di rumah. Apakah doa ibu yang jelek untuk mereka terkabul, walaupun aku mengetahui dan segera menyesal setelah melakukannya?"

📮 JAWABAN:

⚡🌩 _"Sangat dikhawatirkan *terkabul*. Maka harus diwaspadai. Seharusnya tidak mendoakan mereka kecuali dengan kebaikan._

❌ _Maka *waspadalah kamu (wahai para ibu, pen) dari doa kejelekan untuk anak-anakmu*. Tahanlah amarahmu!
Hawa nafsu harus dilawan, sehingga engkau bisa mendoakan kebaikan, *BUKAN KEBURUKAN*. Berilah kabar gembira dengan kebaikan, harus (ditangani, pen) dengan kesabaran, menahan amarah, sehingga doa (yang keluar dari lisanmu, pen) adalah doa yang baik, bukan doa keburukan"_

📂 [http://www.binbaz.org.sa/noor/596]

⛔️دعاء اﻷم على أبنائها⛔️

▪️قال بعض السلف : يستجاب دعاؤها عليه ، وإن كانت ظالمة .

[الفتح (388/6)]

♦️اﻹمام ابن باز : 

📝السؤال : دعاء الأم على أبنائها الصغار أحيانا أقوم بالدعاء على أبنائي الصغار؛ وذلك لكثرة مشاغبتهم داخل المنزل، فهل دعاء الأم مستجاب، مع العلم بأنني أندم فوراً ؟

الجواب : يخشى من الاستجابة، فينبغي الحذر، ينبغي أن لا تدعو عليهم إلا بالخير، فاحذري الدعاء عليهم بالشر، جاهدي النفس، لابد من جهاد حتى يكون الدعاء طيباً لا سيئاً، وأبشر بالخير، لابد من الصبر ولابد من جهاد النفس حتى يكون الدعاء طيباً لا ضاراً.

🖨 Dikutip dari: @ManhajulAnbiya

● ● ● ● ● ●
📝🎨📡 Majmu’ah Tarbiyatul Aulad
📟 Channel Telegram: http://bit.ly/tarbiyatulAulad
----------------------

MENCOBA MENGERTI PERIHAL ANAK


💫💫💫💫
_*MENCOBA MENGERTI PERIHAL ANAK*.

__________

🍃```Bagi para orang tua sejenak kita merenungkan dunia anak-anak ,begitu pula bagi para pendidik Laki-laki maupun perempuan hendaknya membekali diri-diri mereka dengan perihal yang berkaitan dengan tarbiyah anak-anak.

Lantas,bagaimana bagi para pemuda dan Pemudi apa mereka juga harus mengerti perihal tarbiyah anak ❓

Jawabanya tentu saja harus mengerti Karena suatu saat nanti mereka akan berkeluarga dan akan menjadi bapak ataupun ibu.

Jika anak-anak bersalah hukuman apakah yang Sekiranya bisa bermanfaat bagi mereka ? dan diantara hukuman yang bermanfaat adalah berikut ini :

◽ Memberi nasehat dan bimbingan kepada anak yang bersalah
◽ Bermuka musam, cemberut tatkala melihat anak-anak berbuat salah
◽ Berpaling dari mereka
◽ Memboikot anak yang bersalah
◽ Memberikan teguran pada anak yang bersalah
◽ Memberikan hukuman duduk jongkok
◽ Melaporkan kepada orang tuanya.
◽ Memukul dengan pukulan yang ringan dan tidak memukul pada tempat yang berbahaya.```

(📚Nidaun Ilal Murobiyin wal Murobiyat )

◇◇◇◇◇

🖋FIK

📲http://bit.ly/Forum_ilmiyahKarangAnyar

🌐www.almaroni.blogspot.com
➖➖➖➖➖➖
🔁 Turut Mempublikasikan Channel Telegram :

📡 http://bit.ly/groupBILAAD
🌐 http://tarbiyah-aulad.blogspot.com

🌿🍄🌿🍄🌿🍄🌿🍄🌿🍄

*BERAPA HARGA ANAK KITA?*

BILAAD (Tarbiyatul Aulaad):
*BERAPA HARGA ANAK KITA?*
(Sebuah Renungan)

Berapa harga anakmu? Bingung pasti…

Karena nilai anak tak bisa diukur dengan materi, tak ternilai..!

Tapi benarkah anak itu tak ternilai?

Kadang atau mungkin seringkali anak bernilai sangat rendah di mata orangtua..

Kadang dia lebih rendah dari sebuah guci kristal.
Ketika guci itu pecah tanpa sengaja, maka rasa marah kemudian memecahkan perasaan anak, merendahkan nilai anak….
guci lebih berharga saat itu..!

Kadang dia lebih rendah nilainya dari sebuah mangkok atau piring..
Yang jika pecah, suara kemudian meninggi memecahkan hati sang anak..

Atau lebih rendah dari semangkok sayur yang tertumpah, karena tangan kecilnya berusaha membantu ibu di dapur.

Mata yang melotot terasa lebih pantas walaupun harus menumpahkan air mata sang anak…!

Atau lebih rendah dari sebuah mobil baru yang jika tergores, maka goresannya dianggap lebih berbahaya ketimbang goresan luka di hati sang anak…

Kadang anak jg lebih rendah nilainya dibanding facebook atau pertandingan bola….

sehingga lebih banyak waktu dan keseriusan yang dihabiskan untuk facebook dan nonton bola ketimbang mendengarkan cerita anaknya di sekolah..

Kadang anak lebih rendah nilainya dari handphone..

“gak boleh nanti rusak…!”
kekhawatiran HP rusak lebih besar dibanding kekhawatiran rusaknya perasaan sang anak.

〰〰〰〰〰〰〰〰

Berapa nilai anak bagi kita?

Adalah sejauh keikhlasan kita menahan diri hingga tidak merusak hatinya….

Adalah sejauh kemampuan kita menempatkan harga dirinya jauh diatas benda-benda mati yang kita miliki…
Benda itu tidak akan menolong kita di yaumil akhir..!

Sementara anak, adalah investasi kita dihadapan Allah.

Dia yg akan memperpanjang usia historis kita dengan doa dan amal sholih yang kita ajarkan dan dia melakukannya..

🌿Ya Allah…jika ada keburukan akhlak kami ketika membesarkannya…
hilangkanlah dari ingatan anak2 kami…
hilangkan jejak2 keburukan dari tangan, mata atau mulut kami.

Kami hanya penitipan, sesungguhnya Engkau akan mengambil titipanMu.
والله أعلم

〰〰〰〰〰〰〰〰
Diambil dari WA Forum Berbagi Faidah

Dikutip dari http://salafy.or.id/blog/2015/02/08/berapa-harga-anak-kita-sebuah-renungan/
◆◆◆🍃🌻🍃◆◆◆
http://bit.ly/groupBILAAD

🎀 ⓦⓐ ⓑⓘⓛⓐⓐⓓ 🎀

14 Nov 2015

GADIS KECILMU ?

✒GADIS KECILMU ❓
(Sebuah Catatan untuk Kaum Ayah)
💺Abu Nasiim Mukhtar “iben” Rifai La Firlaz.

💦Miris dan mengerikan!!! Na'udzu billah min dzalik.

🔕Ingin menutup telinga dari kenyataan, tidak mungkin bisa kita lakukan.

💥Telinga, mata dan perasaan kita telah tercabik-cabik hingga tak berbentuk lagi (bagi yang masih memiliki hati). Dan saya yakin, dari sekian banyak kaum muslimin, masih ada di antara mereka yang masih memiliki hati.

Bagaimana dengan Anda❓
Apa korelasi antara hati, Anda dan kalimat pembuka di atas? “Miris dan mengerikan!!!

Naudzu billah min dzalik“.

❗Saya sedang berbicara tentang fakta pahit dan kenyataan yang tak terbantahkan. Beberapa bencana besar telah melanda negeri.
Dekadensi dan keruntuhan moral telah menjadi bagian dari lantai dasar tempat kita berpijak di negeri ini. Secara khusus lagi yang ingin saya sentuh dalam catatan kecil ini adalah kaum remaja putri negeri.

🚫Bukan menjadi rahasia lagi jika di negeri ini telah berlaku praktek-praktek asusila. Mengeksplotasi kaum remaja putri sebagai lumbung penghasilan seakan menjadi hal yang tidak asing lagi.
Bencana ini semakin bergelombang lagi ketika kaum remaja putri itu sendiri tidak memiliki landasan hidup yang kokoh. Jauh dari karekter seorang gadis muslimah!

💦Hamil di luar nikah, trafficking, pemerkosaan, seks bebas, depresi, broken home dan nge-punk adalah contoh kecilnya.

❓Apakah tidak terlalu besar kita berharap? Berharap lahirnya generasi Islam yang segagah para pendahulunya?

❓Sementara calon-calon ibu yang akan melahirkan generasi tersebut malah dipinggirkan dan terlupakan?

✋🏽Kali ini saya tidak ingin membicarakan mereka kaum awam. Mereka yang memang pada dasarnya tidak tertarik untuk berpegang dengan Islam sebagai pedoman hidup. Saya ingin “menyentil” kaum Ayah yang disebut-sebut orang sebagai kaum ngaji.

Kaum Ayah yang -inginnya- mengikut Al Qur’an, As Sunnah dan Manhaj Salaf.Tentunya Anda dan saya sendiri termasuk, bukan❓

📝Tulisan ini tentang gadis kecilmu dan gadis kecilku. Putri-putri tersayang kita.
Baarakallahu fiikum

OOOOO_____OOOOO

☑Sebelumnya saya menyampaikan sejuta maaf untuk kaum Ibu.

Bukan ingin mengecilkan arti seorang Ibu, bukan pula hendak melupakan jasa dan peran seorang Ibu. Hanya saja, kali ini saya ingin berbicara dengan kaum Ayah min qalb ilaa qalb.

Dari hati ke hati. Anak perempuan sangat diperhatikan oleh Islam.
Zaman jahiliyah, seorang anak perempuan yang dilahirkan akan dikubur hidup-hidup. Bagi mereka, anak perempuan adalah cela yang mencoreng “nama baik” keluarga.
Anak perempuan dipandang rendah, tidak memiliki apa-apa, hanya beban saja dan tidak bisa diharapkan.
Padahal, siapa yang telah bersusah payah mengandung dan melahirkan mereka?
Ibu…Iya, Ibu mereka sendiri.
Seorang perempuan. Allah akan menuntut jawaban dan tanggung jawab dari mereka pada hari kiamat kelak. Allah berfirman tentang hari kiamat ;

;وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ بِأَيِّ ذَنبٍ قُتِلَتْ
"Apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, (QS. 81:8)
Karena dosa apakah dia dibunuh,?" (QS. 81:9)

✅Ajaran Islam yang amat mulia dan luhur mengajarkan kepada kita untuk memberikan perhatian khusus kepada anak perempuan.

Di pundak mereka lah harapan agar terlahir nantinya generasi Islam yang tangguh. Sebab, kaum Ibu adalah madrasah pertama dalam kehidupan.Anak perempuan harus diperhatikan❗

Dan anak perempuan pun ingin selalu diperhatikan...Secara khusus Rasulullah menjelaskan ;

;مَنِ ابْتُلِيَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَيْءٍ، فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ

“Siapa saja orangnya yang diuji dengan sedikit saja (masalah) dari anak-anak perempuannya, namun ia tetap berlaku dengan baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi sebab penghalang dari api neraka” (Hadits Ibunda ‘Aisyah riwayat Bukhari dan Muslim)

👍🏽Ada janji besar dan pahala indah untuk orangtua yang selalu bersabar di dalam mendidik, merawat, menjaga dan mengasihi anak perempuan sepenuh hati.

💦Bila sebagian orang merasa “sedih” atau “kecil hati” dengan anak perempuan, Islam justru melecut, memotivasi dan mencambuk orangtua untuk member perhatian khusus terhadap anak perempuan.

❓Adakah yang tidak ingin bersama nabi Muhammad di hari kiamat?
Ingin tahu salah satu caranya? Bacalah hadits berikut ini!

Hadits Anas bin Malik riwayat Imam Muslim;

مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ

“Siapa saja yang merawat dua anak perempuan sampai mereka baligh, Saya dan dia akan datang bersama di hari kiamat”

⤴Sabda di atas diucapkan oleh nabi Muhammad dan setelah itu beliau menggabungkan jari jemarinya. ☝🏼

Tanda betapa dekatnya orang itu dengan Rasulullah kelak. Subhaanallah❗

❓Wahai kaum Ayah, apakah Anda-Anda tidak tertarik?

❓Apakah janji ini hanya berlaku untuk mereka yang mendidik dua anak perempuan?

Tidak❗

👍🏽Di dalam sebuah riwayat yang dishahihkan oleh Al Albani (Ash Shahihah 1027), disebutkan jika janji di atas pun berlaku untuk orangtua yang mendidik, merawat dan menjaga seorang anak perempuan. Benar❗

Satu anak perempuan pun bisa menjadi jalan indah menuju surga bersama baginda Rasul. Jangan sia-siakan peluang ini❗

Baarakallahu fiikum.

OOOOO_____OOOOO

👍🏽Nah… sekarang saya ingin berbicara tentang peran penting seorang Ayah. Tahukah Anda, wahai Ayah❓
Seorang anak perempuan akan mengalami “mati rasa” bila tidak memperoleh perhatian yang cukup dari ayahnya. Sudahkah Anda menyadari, wahai Ayah?

💦Seorang anak perempuan akan mengalami “hampa rasa” jika jiwanya tidak dibasahi oleh aliran kasih sayang seorang ayah.

❓Apakah saya mengada-ada? Ataukah Anda yang kurang peka?

❓Apakah saya membuat-buat sendiri?

❓Ataukah Anda yang tidak menyadari?

❓Apakah Anda harus menunggu putri Anda “mati rasa” atau “hampa rasa” dan setelah itu barulah menyesal?

❓Apakah Anda harus mendengarnya secara langsung dari mereka untuk percaya kata-kata saya?
Padahal mereka lebih memilih untuk memendamnya di hati.

Sungguh,wahai Ayah…Inilah profil baginda Rasul sebagai seorang ayah❗
Selalu dan selalu hal ini dilakukan oleh baginda Rasul kepada Fathimah. Setiap kali Fathimah datang berkunjung, baginda Rasul akan bangkit berdiri, menyambut dan mencium kening sang putri tercinta. Sudahkah hal ini Anda lakukan, wahai Ayah❓

💥Betapa marahnya baginda Rasul ketika mendengar Ali bin Abi Thalib (menantu beliau, suami Fathimah) akan mempersunting putri Abu Jahal untuk dijadikan sebagai istri kedua. Sabda apa ketika itu dari baginda Rasul❓

“Sungguh! Bani Hasyim bin Al Mughirah meminta izin kepadaku untuk menikahkah putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib.

Dan aku tidak izinkan mereka❗

Aku tidak izinkan mereka❗

Aku tidak izinkan mereka❗

Kecuali memang Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku untuk menikahi putri mereka!”

Kemudian beliau melanjutkan,

فَإِنَّمَا ابْنَتِي بَضْعَةٌ مِنِّي، يَرِيبُنِي مَا رَابَهَا وَيُؤْذِينِي مَا آذَاهَا “

Sungguh❗

Putriku itu tidak lain dan tidak bukan adalah bagian diriku. Aku tidak senang sesuatu yang tidak ia senangi. Apa yang membuatnya tersakiti juga membuat diriku tersakiti” (HR Bukhari Muslim dari sahabat Al Miswar bin Makhramah)

Seperti inilah seorang ayah seharusnya❗

Apakah Anda bisa turut merasakan kebahagiaan putri Anda❓
Ataukah Anda tidak pernah sama sekali mengerti, kapankah putri Anda bahagia dan kapankah ia bersedih❓

Apakah Anda bisa sama-sama merasakan sakit yang dirasakan oleh putri Anda❓
Ataukah malah Anda yang menyakiti hatinya❓

Cobalah jujur kepada diri sendiri❗
Perhatian dan kasih penuh yang dicurahkan oleh nabi Muhammad telah membentuk karakter indah pada diri Fathimah. Hari-harinya selalu diteduhi dan dinaungi cinta sang ayah. Pantas saja jika Ibunda ‘Aisyah menyebut Fathimah sebagai orang yang paling mirip dengan baginda Rasul.

Cara duduknya, cara berjalannya, cara berbicaranya dan segala-galanya. Mengapa demikian❓

Seorang ayah adalah figur terbaik untuk putrinya. Seorang ayah adalah cermin tempat putrinya berkaca dan membentuk kepribadiannya. Apapun akhirnya nanti pada karakter dan kepribadian seorang putri, maka ayahnya telah mengambil peranan tersendiri.

❓❓❓Sekarang pertanyaannya,”Akan menjadi seperti apakah Anda akan membentuk putri Anda???”

OOOOO_____OOOOO

❓Tahukah Anda, wahai Ayah?
❓Apa yang sedang dan selalu dibayangkan dan diinginkan oleh putri Anda?

Ia ingin disayang sepenuh hati. 💦💦💦

👍🏽Berharap cerita-cerita penggugah jiwa sebelum tidurnya. Ia ingin didekap dan digandeng tangannya sambil Anda menanamkan nilai-nilai hidup mulia di dadanya.

Ia tak ingin –walaupun sekali- mendengar marahmu dalam kata-kata bernada tinggi.💦💦💦

Jangan marah dan jangan emosi ketika putri Anda menangis dan memegang erat tangan Anda ketika Anda akan pergi meninggalkan rumah. Itu tanda cintanya, wahai Ayah❗

Tangisannya adalah benang-benang cinta yang terajut kuat dalam lembaran kasih seorang putri kepada ayahnya.

✅Ia ingin mendengar kisah-kisah tentang ayahnya ketika muda, ketika kecilnya.

✅Ia akan sangat bangga ketika melantunkan kembali kisah-kisah Anda,”

Kata Abiku gini lhooo!” atau ” Abahku pernah cerita kayak gitu juga kok” atau “Abiku bilang itu nggak boleh karena dilarang Allah”. Iya, seorang putri tidak akan mudah melupakan pesan-pesan ayahnya.Percaya ataukah tidak, wahai Ayah, seperti itulah faktanya❗

Jangan terlambat, wahai Ayah❗

❓Sadarkah Anda di sana pun putri Anda mungkin terluka? Walau ia tidak secara jujur mengungkapkanya. Iya, barangkali ia sedang terluka di sana. Mengharapkan kasih sayangmu, kelembutanmu, perhatianmu, waktumu, kisah-kisahmu?

Cobalah bertanya tentang doa-doanya untuk Anda.Sebelum terlambat, raih dan genggam tangannya❗ Ucapkan maaf dengan setulus kata.

🔄Gantilah hari-harinya dahulu yang penuh dengan sendu menjadi hari-hari ceria. Biarkan ia tersenyum indah menikmati sepoinya angin, cerahnya malam dan sejuknya gemercik air.Ingat, wahai Ayah❗

💦Gadis kecilmu itu barangkali akan menjadi gerbang menuju surgamu di hari akhirat kelak. Amin yaa Arhamar Raahimiiin_

_Daar El Hadith Dzamar Republic of Yemen_05.12.13 (19.42)🏡

_sambil berdoa untuk gadis kecilku : Izzah Zainatus Shofaa bintu Mukhtar La Firlaz

📌http://www.ibnutaimiyah.org/2013/12/gadis-kecilmu/

✏sungguh betapa mulia perjuangan ayah kita anak²ku yg umma sayangi... semoga Allohu ta'ala selalu membalas kebaikannya selama ini dan kelak mempertemukan kita semua di jannahNya. Aaminn Allohumma Aaminn...🌺🌺🌺